Vaksinasi Covid-19 Perdana Kabupaten Kediri

By Dinas Kominfo Kab. Kediri28 Jan 2021, 18:00:49 WIB Kesehatan, Sosial dan Lingkungan Hidup
Vaksinasi Covid-19 Perdana Kabupaten Kediri

Pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kediri digelar hari ini, Kamis 28 Januari 2021 di gedung RSUD SLG. Pada acara tersebut sekaligus dilaksanakan penyuntikan vaksin perdana kepada jajaran Forkopimda, tenaga medis dan tokoh agama.

Penerima vaksin pertama yaitu Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, SIK, MH, kemudian Kepala Kejaksaan Negeri Sri Kuncoro SH, MH. serta Kepala Staf Kodim 0809 Kediri. Sedangkan pada jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri yang mendapatkan vaksinasi perdana ini adalah Slamet Turmudi, Plt. Kepala BPBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kediri dr. Bambang Triono Putro menjelaskan, terdapat beberapa syarat untuk mendapatkan vaksin sinovac, diantaranya berusia antara 18-59 tahun, tidak memiliki komorbid dan belum pernah terpapar Covid-19.

“Untuk Bupati Kediri dan Sekretaris Daerah tidak memenuhi persyaratan, mungkin nanti ada vaksin lain yang sesuai. Hari ini merupakan vaksinasi perdana pada Pemerintah Kabupaten Kediri. Pada pencanangan ini ada 10 pejabat yang kita vaksin, diikuti vaksinasi serentak di 68 faskes hari ini juga, yang terdiri dari 37 puskesmas, 20 klinik dan 11 rumah sakit,” urainya.

Vaksinasi tahap pertama ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Sejumlah 4.640 dosis vaksin telah tiba di Kabupaten Kediri tanggal 26 Januari 2021 dan didistribusikan ke 68 faskes yang melayani vaksinasi Covid-19.

Pada pelaksanaan vaksinasi ini terdapat alur 4 meja. Meja pertama untuk registrasi/pendaftaran, meja kedua untuk skrining, dimana petugas melakukan anamnesa guna melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit penyerta. Meja ketiga dilakukan vaksinasi dan yang terakhir meja 4 untuk pencatatan dan observasi.

“Harapan kita secepatnya, Januari ini bisa selesai. Kemudian untuk pemberian dosis yang kedua dilaksanakan 14 hari setelah vaksinasi. Kita juga menunggu droping vaksin dari provinsi. Terkait ketersediaan tempat penyimpanan vaksin, yang kita miliki berkapasitas sekitar 5000 vaksin,” tambah dr. Bambang. (Kominfo/lks,yda,tee,wk)




Tinggalkan komentar Anda via Disqus

Tinggalkan komentar Anda