Kaji Tiru KIHT Ke Kabupaten Kudus

By Dinas Kominfo Kab. Kediri03 Nov 2021, 23:10:37 WIB Industri dan Teknologi
Kaji Tiru KIHT Ke Kabupaten Kudus

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa bersama rombongan melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Kudus. Kedatangan rombongan dari Kabupaten Kediri disambut langsung oleh Bupati Kudus H.M. Hartopo, S.T., M.M., M.H beserta jajaran, (3/11/21).

Tujuan kujungan ini adalah menindaklanjuti program perencanaan dan pembangunan industri pada kegiatan penyusunan, penerapan dan evaluasi rencana pembangunan industri kabupaten yang bersumber dari dana DBHCHT.

"Karena dipandang perlu, maka kami serombongan melaksanakan kaji tiru ke Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT)di Kabupaten Kudus," jelas Mbak Dewi.

Mbak Dewi mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Bupati Kudus bersama jajarannya. Beliau berharap pertemuan ini dapat memberikan manfaat menambah wawasan dan pengetahuan dalam kaitan rencana pembentukan Kawasan Hasil Indutri Hasil Tembakau di Kabupaten Kediri.

Kondisi perkembangan industri rokok diKabupaten Kediri sebelum tahun 2008 berjumlah 149 IKM. Kemudian banyak yang gulung tikar, hingga pada tahun 2008-2010 berjumlah 23 IKM. Data terakhir pada tahun 2010 berjumlah 7 IKM.

“Dari data jumlah IKM sebelum tahun 2008 itulah yang nantinya menjadi peluang untuk kita rekrut masuk menjadi IKM dalam kawasan industri hasil tembakau untuk memudahkan dalam hal pembinaan dan pengawasan. Wilayah kami juga didukung dengan bahan baku tembakau seluas 197 ha, sehingga dapat mendukung potensi terbentuknya kawasan industri hasil tembakau,” jelas Mbak Wabup.

Dengan adanya potensi tersebut,lanjut Mbak Dewi, beliau beserta rombongan ingin belajar mengenai proses dan prosedur pembentukan KIHT dan menggali potensi KIHT di Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus H.M. Hartopo, S.T., M.M., M.H menyampaikan, meski sudah ada di KIHT di wilayahnya, ia beserta jajaran juga masih sama-sama belajar. Di Kudus sudah ada KIHT yang jumlahnya 11 unit.

“Tujuan utama kami disini adalah jangan sampai ada rokok ilegal, karena ini sangat berdampak pada bagi hasil cukai. Dengan keberadaan kawasan ini, kegiatan industri hasil tembakau lebih terpusat, jadi lebih mudah dalam pengkoordinasian dan pembinaan. Sistem kontrolnya juga lebih mudah," ucap Bupati Kudus.

Sebagai informasi, kunjungan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa ke Kabupaten Kudus beserta instansi terkait, terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Kominfo, Bagian Perekonomian dan Kantor Bea Cukai Kediri. (Kominfo/lks,tee,wk)




Tinggalkan komentar Anda via Disqus