PTMT Hari Pertama Jenjang SMP di Kabupaten Kediri

By Dinas Kominfo Kab. Kediri14 Sep 2021, 12:00:40 WIB Pendidikan dan Olahraga
PTMT Hari Pertama Jenjang SMP di Kabupaten Kediri

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas jenjang SMP menyusul turunnya level PPKM di Kabupaten Kediri serta setelah adanya pelaksanaan vaksinasi bagi siswa jenjang SMP. Salah satu sekolah yang menjalankan PTMT adalah SMP Negeri 1 Ngasem dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat, dimulai dengan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki lingkungan sekolah, penyemprotan desinfektan, cuci tangan sebelum masuk kelas hingga pembagian kelas dengan jumlah siswa maksimal 50 persen serta pembatasan jam pelajaran maksimal 2 jam.

Andriyani, Waka Kurikulum atau akademik SMP Negeri 1 Ngasem mengatakan dalam PTMT ini masing - masing jenjang untuk pembelajaran dibatasi maksimal 2 jam dengan 2 mata pelajaran  dan masing - masing jenjang masuk sebanyak 2 kali dalam seminggu sehingga siswa bisa mendapatkan 4 mata pelajaran. 

“Siswa lebih suka dengan PTMT ini karena lebih memudahkan dalam mengikuti pembelajaran. PJJ sangat banyak kelemahan untuk anak terutama dalam memahami materi, selain itu pembelajaran daring banyak kendala yang dialami seperti gangguan jaringan, kuota internet serta sulitnya menerima materi,“ ujar Andriyani, Waka Kurikulum atau akademik SMP Negeri 1 Ngasem.

Sementara itu Farida Meylani, siswa kelas 8 mengaku senang dengan adanya pembejaran tatap muka ini, karena lebih mudah untuk menerima materi dari guru dan PTM ini sudah diinginkan sejak lama. Harapannya setelah adanya vaksin bagi pelajar SMP ini, PTMT bisa dilaksanakan terus sehingga tidak kesulitan untuk belajar.

“Semoga bisa dilaksanakan terus dan semuanya selasai di vaksin jadi bisa masuk semua,” harap Farida

Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan telah melakukan serbuan vaksinasi bagi pelajar jenjang SMP untuk mendukung pembelajaran tatap muka, sementara vaksin yang disediakan sebanyak 40 ribu dosis.




Tinggalkan komentar Anda via Disqus

Tinggalkan komentar Anda