Jaga Lumbung Pangan Aman dengan Pengoptimalan Fungsi KTNA

By Dinas Kominfo Kab. Kediri17 Des 2020, 18:30:41 WIB Pertanian, Perkebunan, Perikanan, dan Peternakan
Jaga Lumbung Pangan Aman dengan Pengoptimalan Fungsi KTNA

Sejak dikukuhkan duat ahun silam sebagai lembaga resmi yang membidangi sektor pertanian, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Kabupaten Kediri mempunyai andil penting terhadap ketersediaan stok  lumbung pangan.

KTNA adalah lembaga informal yang memiliki DPP dan DPD. Di dalam struktur KTNA terdapat sub bidang dan ada enam wakil ketua yang mendukung ketua. Tujuh Sub bidang tersebut adalah bidang pangan, holtikultura, organik, usaha tani, kelompok wanita tani dan pemuda tani.

Sedangkan tujuannya adalah sebagai forum komunikasi sebagai pendamping atau mitra Pemerintah daerah yang ada di masyarakat.Fungsinyauntuk menjembatanikomunikasi dengan petani dan bisa memback-up kebijakan-kebijakan Dinas Pertanian melalui penyuluhan pertanian.

Menurut Anang WidodoPelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, untuk menjaga lumbung pangan aman, pihak Dipertabun terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KTNA karena di dalam struktur organisasi KTNA diisi oleh para petani sekaligus praktisi pertanian yang sangat paham dengan keadaan pertanian Kabupaten Kediri.

"Dengan adanya KTNA, pemerintah daerah sebagai pemegang kendali berbagai bidang dan salah satunya pertanian, sangat diuntungkan karena sudah ada lembaga yang bisa menjembatani antara pemerintah dengan petani melalui KTNA ini, sehingga jika ada permasalahan yang menyangkut lumbung pangan dapat segera dikomunikasikan," kata Anang Widodo Kamis (17/12/20) saat menghadiri pertemuan dengan KTNA di Kecamatan Gampengrejo.

Selain itu KTNA juga telah menumbuhkan beberapa inovasi, antara lain di Kecamatan Gampengrejo yang sebagaian daerah rawa dan cenderung mempunyai kandungan tanah tingkat asam, bisa mengembangkan padi secara massal. Selain itu sejak tahun 2017 silam juga telah melakukan pengembangan bawang merah dengan jumlah areal tanam mencapai 5 Hektar.

"Dengan beberapa contoh inovasi dari Kelompok Tani Nelayan Andalan tersebut, pemerintah daerah terus mensupport dengan cara mengadakan diskusi terkait program kerja serta kebutuhan KTNA agar Kabupaten Kediri yang dikenal sebagai lumbung produk pertanian mempunyai jumlah stok yang aman," tutup Anang Widodo.(Kominfo/fd,tee,tj,wk)




Tinggalkan komentar Anda via Disqus

Tinggalkan komentar Anda