Islam Datang Untuk Memuliakan Perempuan

By Dinas Kominfo Kab. Kediri27 Apr 2021, 16:30:29 WIB Keluarga, Tokoh dan Agama
Islam Datang Untuk Memuliakan Perempuan

Kegiatan Pondok Ramadan 1442 H kembali digelar Pemerintah Kabupaten Kediri, (27/4/21). Berlangsung di Pendapa Panjalu Jayati, tema yang diangkat pada kegiatan kali kedua ini yaitu ‘Gender Dalam Pandangan Islam’. Tausiyah disampaikan oleh Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Kediri, Dr. Masyari Masduqi.

Di hadapan peserta pondok ramadan, Dr. Masyari Masduqi menyampaikan bahwa Islam datang untuk memuliakan perempuan. Salah satu yang beliau contohkan adalah kewajiban  perempuan untuk menutup aurat. Hal ini untuk menjaga dan melindungi perempuan serta menutup peluang terjadinya kejahatan.

“Aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangan, baik waktu sholat maupun di luar sholat. Ini bertujuan untuk memuliakan perempuan. Jika pakaiannya terbuka, orang akan berani menghina atau melecehkan. Sementara dengan tertutupnya aurat, orang akan segan,” ujar Dr. Masyari.

Dalam Islam, lanjut beliau, tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal melakukan kebaikan, namun yang mulia adalah yang bertaqwa. Perempuan juga tidak dilarang untuk melibatkan diri mereka di dalam berbagai bidang pekerjaan untuk mencari rezeki yang halal.

Sementara dalam berkeluarga, laki-laki adalah pemimpin dan istri adalah makmum. Menjadi kewajiban istri untuk taat kepada suami selama hal itu dalam perkara kebaikan, bukan dalam hal kemaksiatan.

“Laki-laki dijadikan pemimpin bagi istri karena ada kewajiban memberi nafkah, namun bukan berarti bisa berlaku semena-mena. Tidak ada kewajiban istri mencari nafkah, namun jika ia bekerja dan membantu suami, artinya ia istri yang baik,” tambah beliau.

Sebagai informasi,  Pondok Ramadan tahun ini diselenggarakan secara offline dan online. Selain digelar di Pendapa Panjalu Jayati, kegiatan ini juga dilaksanakan melalui zoom meeting dan diikuti anggota PKK Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Kediri. (Kominfo/tee,lks,wk)




Tinggalkan komentar Anda via Disqus

Tinggalkan komentar Anda