Pengawasan Produk Olahan Menjelang Hari Raya Idul Fitri

By Dinas Kominfo Kab. Kediri12 Apr 2022, 23:10:28 WIB Kesehatan, Sosial dan Lingkungan Hidup
Pengawasan Produk Olahan Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri marak sekali pedagang-pedagang yang menjual menu berbuka puasa (Takjil), serta tak sedikit pula pedagang yang menjual produk olahan sebagai menu Hari Raya nanti. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan bekerjasama LOKA Pengawas Obat dan Makanan Cabang Kediri menggelar sidak pengawasan produk olahan makanan di beberapa toko dan swalayan (12/4/2022).

Kepala Dinas Kesehatan melalui Sub Koordinator kefarmasian, makanan dan minuman, Niken Dewi Pamikatsih mengatakan, mereka sudah melakukan sidak takjil dengan membawa beberapa sampel makanan dan di uji lab cepatnya, hari ini juga mereka akan melakukan pengawasan produk olahan makanan di swalayan dan toko yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari produk makanan yang mengandung bahan berbahaya, kadaluarsa, kemasan rusak.

Lokasi yang yang pertama hari ini adalah wilayah barat sungai yaitu kecamatan Grogol. Pemeriksaan diawali dengan mengamati secara fisik mulai dari kemasan, kondisi produk dan kadaluarsa.

"Untuk produk kemasan seperti makanan kaleng, jika kemasannya menggelembung dapat dipastikan tumbuh mikroba didalamnya. Tak berhenti disitu, juga kita mengamati ijin edarnya apakah sudah sesuai", terangnya

"Kalau nanti kita masih temukan produk-produk tersebut tetap beredar maka akan kita lakukan pembinaan pada pemilik toko yang pertama harus dilakukan adalah menarik produknya jangan sampai terpajang bahkan terjual", tambahnya.

Pada Sidak tersebut, penjual makanan juga akan diberikan informasi bahwa makanan yang layak diedarkan kepada konsumen adalah makanan yang berkualitas baik terhindar dari bahan berbahaya.

Kegiatan ini tidak berhenti sampai disini saja, setelah hari raya, tetap akan dilakukan sidak sampai menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. Umumnya, dihari-hari besar seperti itu banyak pedagang yang menawarkan produknya.

Setelah berkeliling ke 3 lokasi yang terakhir di wilayah Kecamatan Ngasem. Tim Sidak, menemukan beberapa produk pangan yang kemasannya rusak, kemudian nomor ijin edar yang invalid (tidak sesuai), terdapat pula makanan yang sudah kadaluarsa.

Dari temuan tersebut dilakukan pembinaan dan informasi kepada pemilik toko bahwa ditempatnya ada produk yang tidak memenuhi syarat. Harapannya dari pihak swalayan harus segera menarik produknya tersebut dari peredaran. Kedepannya, pihak swalayan harus lebih selektif lagi dalam menerima barang dari distributor.

Masyarakat juga diharapkan harus lebih cerdas dalam memilih pangan terutama menjelang Idul Fitri. 

"Selalu terapkan cek kemasan, cek label dan cek ijin edar", jelas Rusdiah Fatatik, LOKA Pengawasan Obat dan Makanan.




Tinggalkan komentar Anda via Disqus