Infrastruktur Penunjang Bandara Menjadi Perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri

By Dinas Kominfo Kab. Kediri21 Feb 2022, 21:15:13 WIB Pemerintahan, Politik dan Keamanan
Infrastruktur Penunjang Bandara Menjadi Perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri

Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, menyambut kunjungan Kerja Anggota Komisi V DPR RI ke lokasi Pembangunan Badar Udara Kediri tepatnya di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Rombongan dipimpin oleh ketua Komisi V DPR RI H. Muhamad Arwani Thomafi diikuti pula oleh perwakilan PT.Angkasapura, perwakilan Kementerian Perhubungan, BMKG dan lain-lain (21/2/2022).

Membacakan sambutan Bupati Kediri, Mbak Wabup menyampaikan perlu diketahui bahwa Pembangunan Bandar Udara di Kabupaten Kediri ini ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur.

"Ucapan terimaksih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan atas kunjungan dan monitoring Komisi V DPR RI terkait progres pembangunan Bandara di Kabupaten Kediri. Sesuai rencana, pembangunan bandar udara di Kabupaten Kediri akan beroperasi pada tahun 2023 mendatang. Terkait dengan hal tersebut kami mohon dukungan dalam penyediaan infrastruktur demi memperlancar operasional bandar udara, diantaranya pembangunan jembatan, jalan menuju akses bandara serta perbaikan jalan dari Nganjuk menuju Kediri sebagai antisipasi belum terselesaikannya akses jalan tol," jelas Wabup.

"Dukungan lainnya juga kami harapkan agar dampak dari pembangunan bandar udara bisa diminimalisir seperti terjadinya banjir diwilayah sekitar bandara," tambah Wabup.

"Saya berharap pembangunan bandara ini dapat meningkatkan derajat perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri khususnya warga yang terdampak langsung," harap Wabub.

ketua Komisi V DPR RI,H. Muhamad Arwani Thomafi, menjelaskan tentunya pembangunan bandara ini merupakan sebuah kebanggaan, apalagi ini memang model pembangunan yang dilaksanakan oleh pihak Swasta yaitu PT Gudang Garam.

"Apalagi Bandara yang akan dibangun ini merupakan bandar udara internasional memiliki panjang landasan 3.300 Meter. Yang jelas pembangunan Bandara Dhoho ini tentu harus mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan bagi penumpang dan tentunya jangan sampai mengesampingkan dampak bagi warga sekitar," terangnya.

"Peran dari semua pihak harus bisa menjadikan bandara ini jauh lebih baik. Disini ada Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, BMKG dll harus bisa bekerjasama agar pembangunan ini bisa sesuai yang kita harapkan," harapnya.

"Seperti paparan yang disampaikan oleh pihak PT. Gudang Garam, terkait pembebasan lahan sudah 100 persen dan tidak ditemui gejolak apapun di masyarakat, ini salah satu kesuksesan dan kelancaran dalam proses pembangunana Proyek Strategis Nasional (PSN)," pungkasnya.




Tinggalkan komentar Anda via Disqus