Hari Jalan 2021, Pemkab Kediri Sabet Juara dari Kementerian PUPR

By Dinas Kominfo Kab. Kediri22 Des 2021, 18:40:19 WIB Pemerintahan, Politik dan Keamanan
Hari Jalan 2021, Pemkab Kediri Sabet Juara dari Kementerian PUPR

Kebijakan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono atau yang akrab disapa Mas Dhito di tahun pertama kepemimpinannya dalam memprioritaskan pembangunan infrastruktur khususnya jalan mendapat apresiasi pemerintah pusat. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mendapatkan penghargaan sebagai juara dua kategori pemerintah kabupaten atas kinerja pemerintah daerah bidang kebinamargaan dalam penyelenggaraan jalan. Penghargaan diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka Hari Jalan 2021.

Atas penghargaan yang diterima, Pemkab Kediri menerima reward berupa program pembangunan jembatan gantung senilai kurang lebih Rp6 miliar. Mas Dhito berharap, penghargaan yang diterima dapat dijadikan sebagai penyemangat untuk menjaga infrastruktur jalan di Kabupaten Kediri supaya lebih baik. 

"Alhamdulilah Kabupaten Kediri mendapatkan penghargaan juara dua. Artinya Pemerintah Kabupaten Kediri punya komitmen serius untuk membangun infrastruktur serta menyelesaikan persoalan kerusakan jalan," kata Mas Dhito, Rabu (22/12/2021).

Pemkab Kediri dalam kepemimpinan Mas Dhito telah memenuhi beberapa komponen yang menjadi indikator penilaian. Dalam penyediaan informasi publik, dilakukan lewat terobosan aplikasi Halo Mas Bup. Aplikasi ini merupakan sistem laporan yang dibuat untuk memudahkan masyarakat Kabupaten Kediri berkomunikasi dengan pemerintah. 

Halo Mas Bup merupakan salah satu komitmen Mas Dhito untuk melayani masyarakat. Dengan hadirnya sistem ini, diharapkan setiap suara masyarakat Kabupaten Kediri bisa didengar dan ditindaklanjuti. Termasuk keluhan terkait kondisi infrastruktur jalan di daerah. 

Dalam pembangunan infrastruktur jalan itu, menurut Mas Dhito, yang pertama dilakukan yakni mengklasifikasikan jalan berdasarkan tingkat kerusakannya. Masing-masing, jalan kategori rusak berat, sedang dan ringan sesuai dengan klasifikasi yang ditentukan dari Direktorat Jenderal Bina Marga. 

Keseluruhan di awal 2021, lanjut Mas Dhito, ada 361 ruas jalan di Kabupaten Kediri yang mengalami kerusakan. Bahkan, di daerah Gedangsewu, Plosoklaten karena jalan mengalami kerusakan cukup parah hingga disebut orang sebagai jeglongan sewu. Kini jalan itu sudah selesai diperbaiki dengan kontruksi cor beton. Selain ruas jalan di Gedangsewu itu, perbaikan jalan terus dilakukan dibeberapa titik lain secara bertahap.

"Sekarang hampir 50 persen sudah kita tuntaskan. Komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri (dengan penghargaan yang diterima) ke depannya harus bisa mempertahankan bahkan saya berharap bisa meningkatkan prestasinya," bebernya. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra secara terpisah menyampaikan, proses perbaikan jalan yang mengalami kerusakan terus dilakukan. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kediri tahun 2021-2026, Dinas PUPR ditargetkan supaya dapat menjaga jalan dalam kondisi baik 89 sampai 90 persen.

"Tahun 2021 banyak ruas jalan yang kita stabilkan kondisinya menjadi lebih baik. Setiap tahun kita memang selalu survei kondisi jalan, hasil survei itu kami rangking, mana yang segera harus kita tangani," ucapnya.

Adapun besaran anggaran untuk infrastruktur jalan, menurut Irwan, sesuai yang ditetapkan dalam RPJMD, terkecuali bika ada anggaran tambahan dari pemerintah pusat. Pun demikian pada tahun 2021 anggaran kurang lebih Rp184 miliar. 

Terkait reward program pembangunan jembatan gantung senilai kurang lebih Rp6 miliar yang diterima, akan ditindaklanjuti dengan melakukan survei lapangan. Diakui sudah ada beberapa lokasi yang nantinya akan diusulkan kepada Mas Dhito untuk ditentukan  lokasi pembangunan jembatan gantung itu.




Tinggalkan komentar Anda via Disqus